Contoh Puisi Lama, Pengertian, Macam Macam dan Ciri Puisi Lama

Contoh Puisi Lama Serta Pengertian Puisi Lama. Ciri Puisi Lama. Macam-Macam Puisi Lama. Jadi pada kesempatan ini yang saya update adalah contoh puisi lama serta pengertiannya. Untuk contoh puisi baru saya akan update pada postingan sebelumnya.
contoh puisi lama
Sebelum kita lanjut membahas tentang Contoh Puisi Lama, sobat baca dulu postingan sebelumnya seputar Contoh Kata Pengantar Karya Ilmiah.

Ya langsung saja, Apa itu puisi lama ? Mungkin ada yang belum mengetahui kalau puisi itu dibagi menjadi 3 yaitu puisi lama dan puisi baru dan juga kontemporer. Di artikel saya yang satu ini saya akan berusaha menjelaskan kepada anda tentang pengertian puisi lama beserta contoh puisi lama.

Pengertian puisi lama, Puisi lama adalah puisi yang terikat oleh aturan-aturan atau puisi yang dibatasi oleh aturan tertantu.
Aturan didalam puisi lama tersebut adalah :
1. Jumlah kata dalam 1 baris
2. Jumlah baris dalam 1 bait
3. Persajakan (rima)
4. Banyak suku kata tiap baris
5. Irama

Ciri - ciri puisi lama :
1. Merupakan puisi rakyat yang tak dikenal nama pengarangnya.
2. Disampaikan lewat mulut ke mulut, jadi merupakan sastra lisan.
3. Sangat terikat oleh aturan-aturan seperti jumlah baris tiap bait, jumlah suku kata maupun rima.

Macam - macam puisi lama itu meliputi : Mantra, gurindam, syair, pantun, karmina, seloka, talibun.

Dibawah ini adalah contoh puisi lama :

1. Mantra adalah ucapan-ucapan yang dianggap memiliki kekuatan gaib.
Contoh Mantra :
Assalammu’alaikum putri satulung besar
Yang beralun berilir simayang
Mari kecil, kemari
Aku menyanggul rambutmu
Aku membawa sadap gading
Akan membasuh mukamu

2. Pantun adalah puisi yang bercirikan bersajak a-b-a-b, tiap bait 4 baris, tiap baris terdiri dari 8-12 suku kata, 2 baris awal sebagai sampiran, 2 baris berikutnya sebagai isi. Pembagian pantun menurut isinya terdiri dari pantun anak, muda-mudi, agama/nasihat, teka-teki, jenaka.
Contoh Pantun :
Kalau ada jarum patah
Jangan dimasukkan ke dalam peti
Kalau ada kataku yang salah
Jangan dimasukkan ke dalam hati

3. Karmina adalah pantun kilat seperti pantun tetapi pendek.
Contoh Karmina :
Dahulu parang sekarang besi (a)
Dahulu sayang sekarang benci (a)

4. Seloka adalah pantun berkait.
Contoh Seloka :
Lurus jalan ke Payakumbuh,
Kayu jati bertimbal jalan
Di mana hati tak kan rusuh,
Ibu mati bapak berjalan

5. Gurindam adalah puisi yang berdirikan tiap bait 2 baris, bersajak a-a-a-a, berisi nasihat.
Contoh Gurindam :
Kurang pikir kurang siasat (a)
Tentu dirimu akan tersesat (a)
Barangsiapa tinggalkan sembahyang (b)
Bagai rumah tiada bertiang (b)
Jika suami tiada berhati lurus (c)
Istri pun kelak menjadi kurus (c)

6. Syair adalah puisi yang bersumber dari Arab dengan ciri tiap bait 4 baris, bersajak a-a-a-a, berisi nasihat atau cerita.
Contoh Syair :
Pada zaman dahulu kala (a)
Tersebutlah sebuah cerita (a)
Sebuah negeri yang aman sentosa (a)
Dipimpin sang raja nan bijaksana (a)

7. Talibun adalah pantun genap yang tiap bait terdiri dari 6, 8, ataupun 10 baris.
Contoh Talibun:
Kalau anak pergi ke pekan
Yu beli belanak pun beli sampiran
Ikan panjang beli dahulu

Kalau anak pergi berjalan
Ibu cari sanak pun cari isi
Induk semang cari dahulu

Nah, itulah ciri ciri puisi lama, pengertian puisi lama, macam macam puisi lama serta contoh puisi lama yang bisa saya share pada kesempatan ini. Semoga Bermanfaat. Amin

Download Artikel di Sini

0 Response to "Contoh Puisi Lama, Pengertian, Macam Macam dan Ciri Puisi Lama"

Post a Comment